Lihat lah Aku…Man

April 6, 2007

Bayi Orangutan di KRUS

anak orangutan KRUSHampir 6 bulan tidak mengunjungi KRUS (Kebun Raya UNMUL Samarinda), ternyata kondisi KRUS tidak banyak yang berubah. Penghuni kebun Binatang KRUS ternyata tidak banyak wajah-wajah baru, walaupun saya tidak mengharapkan adanya penambahan terhadap penghuni KRUS.

Aku tertarik pada salah satu kandang yang berisi anak orangutan yang masih kecil-kecil. Dikandang terdapat 3 bayi orangutan tanpa induk kondisinya mungkin bisa di lihat di foto, kondisi badannya kelihatan gemuk dengan beberapa garis-garis kebiru-biruan diperutnya apakah itu urat atau apalah, yang jelas kelihatan seperti daging busuk (itu menurut penglihatanku), apakah itu kondisi normal aku pun tidak tahu, tetapi aku masih mencoba mencari informasi tentang kondisi bayi orangutan.

Mengenai perawatan bayi orangutan tersebut aku juga belum tahu apakan sumber nutrisinya dapat dijamin atau tidak. Sepengetahuanku pengenai perawatan orangutan setiap bayi orangutan harus dirawat oleh satu orang Babysister khusus dengan kondisi perawat tersebut bebas dari penyakit Hepatitis ataupun penyakit yang lain. Dan juga arahannya kedepan akan di jadikan sebagai objek hiburan atau mau di liarkan. Klu misalnya mau di lepas liarkan tehnik perawatannya juga khusus. Ada kelas-kelasnya.

Bagi teman-teman yang sering ke KRUS coba kita sering perkembangan anak orangutan tersebut, bagaimana kondisi setiap minggu, bagaimana perawatan.

Ini hanya pendapatku, dan memberikan pendapat sesuai dengan apa yang kuketahui dan yang kulihat, silahkan teman-teman meihat sendiri kondisi bayi orangutan tersebut di KRUS.

Entry Filed under: Fauna. .

4 Comments Add your own

  • 1. Dhedy  |  April 7, 2007 at 9:55 am

    wah kasihan betul tuh anak orang utan
    seperti kondisi kurang sehat tuh
    moga aja perawantan disana lebih baik
    nanti klu aku k KRUS and klu bisa kita saling kontak bisa minta alamat email mu

    Balas
  • 2. ancul  |  Juni 7, 2007 at 12:17 pm

    manusia mempunyai hati dan pikiran, tetapi semuanya terkadang terkalahkan oleh nafsu. ya kaya itu loh contohnya demikepuasan kita dan rasa kesenangan dunia kita harus mengorbankan mahluk hidup yang lain, yang juga memiliki hak dan kebebasan tuk hidup

    Balas
  • 3. dd jelek  |  Agustus 22, 2007 at 7:13 am

    kasian bgt c dy…

    Balas
  • 4. bobcazena  |  September 30, 2007 at 4:27 am

    sulit memang memelihara daripada membangun……
    makanya perlu audit tersendiri oleh lembaga independen, bukan uangnya tapi sistem pengelolaannya…..
    kalo perlu libatkan aktifis lingkungan yang peduli…………….
    percuma fahutan unmul punya maplofa kalo nggak bisa ngasih saran !!!!!!

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Halaman

 

April 2007
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Meta

a

Tulisan Terakhir

saya

Komentar Terakhir

anita mila okta fani di Dongeng Cinderella
?????? di Kelinci Belang Sumatera Tereka…
hzty di Dongeng Cinderella
arif luqman hakim di T3nt@nkqu
Debzz di Dongeng Cinderella

Arsip

Blog Stats

Top Clicks

Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.

Berita

Blogroll

Surat

Teman

Feed