<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>B@susuran</title>
	<atom:link href="http://pesanantar.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pesanantar.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Apr 2009 17:16:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='pesanantar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/68b3e2ff5b9c3d71fe5507585f6a0b9b?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>B@susuran</title>
		<link>http://pesanantar.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Fasilitas Kemitraan Karbon Hutan Menetapkan Sasaran pada Deboasasi</title>
		<link>http://pesanantar.wordpress.com/2009/04/01/fasilitas-kemitraan-karbon-hutan-menetapkan-sasaran-pada-deboasasi/</link>
		<comments>http://pesanantar.wordpress.com/2009/04/01/fasilitas-kemitraan-karbon-hutan-menetapkan-sasaran-pada-deboasasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 17:15:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pesanantar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pesanantar.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Dua tahun lalu, negara-negara berkembang mengajukan pertanyaan ini dalam pembicaraan mengenai perubahan iklim: Mengapa kita tidak dapat memperoleh uang dengan membiarkan hutan-hutan kita tetap berdiri daripada menebanginya?
Hari ini, mereka hampir menemukan jawabannya dengan diluncurkannya Fasilitas Kemitraan Karbon Hutan Bank Dunia.
Sekitar 30 negara berkembang dari Afrika, Amerika Latin dan Kawasan Asia-Pasifik ingin memanfaatkan mekanisme finansial tahap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=67&subd=pesanantar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--><span><em><strong>D</strong></em>ua tahun lalu, negara-negara berkembang mengajukan pertanyaan ini dalam pembicaraan mengenai perubahan iklim: Mengapa kita tidak dapat memperoleh uang dengan membiarkan hutan-hutan kita tetap berdiri daripada menebanginya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Hari ini, mereka hampir menemukan jawabannya dengan diluncurkannya Fasilitas Kemitraan Karbon Hutan Bank Dunia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Sekitar 30 negara berkembang dari Afrika, Amerika Latin dan Kawasan Asia-Pasifik ingin memanfaatkan mekanisme finansial tahap awal untuk membayar negara-negara yang telah menyelamatkan hutan tropisnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span><span id="more-67"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Dan, sembilan negara industri telah menjanjikan dana sebesar US$155 juta untuk menjalankan inisiatif 10 tahunan tersebut. Negara-negara tersebut meliputi Jerman (US$59 juta), Inggris ($30 juta), Belanda ($22 juta), Australia dan Jepang (masing-masing $10 juta), Perancis dan Swiss (masing-masing $7 juta), serta Denmark dan Finlandia (masing-masing $5 juta). </span><span lang="SV">Nature Conservancy yang berkedudukan di Amerika juga berjanji akan memberikan $5 juta.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">“Fasilitas Kemitraan Karbon Hutan menjadi bukti bahwa dunia peduli terhadap nilai hutan global dan siap untuk membayarnya,” kata Presiden Bank Dunia Robert B. Zoellick, yang meluncurkan fasilitas tersebut selama konferensi perubahan iklim PBB di Bali, Indonesia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Fasilitas ini terdiri dari dua komponen: Dana Kesiapan yang bernilai US$100 juta akan menyediakan hibah untuk membantu negara-negara membentuk sistem dan proses pemantauan dan pengaturan pemanfaatan hutan dengan cara-cara yang dapat dipercaya. Beberapa negara juga dapat menjual pengurangan emisi gas kepada Dana Karbon yang bernilai US$200 juta yang didukung oleh negara-negara kaya maupun sektor swasta dan organisasi-organisasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Tujuan utama fasilitas ini adalah untuk memulai pasar karbon hutan yang mendukung konservasi hutan, kata Benoit Bosquet, tenaga ahli senior Bank Dunia di bidang pengelolaan sumber daya alam yang telah mengembangkan Fasilitas ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Saat ini, negara-negara berkembang tidak dapat menawarkan kredit karbon dari deboasasi dan degradasi hutan kepada pasar karbon yang ‘booming’ senilai $30 milyar yang telah berkembang berdasarkan kesepakatan Protokol Kyoto karena dalam Protokol ini negara-negara industri dapat menukarkan sebagian emisi karbon mereka dengan membeli kredit dari negara-negara berkembang yang hanya mengadakan proyek-proyek ramah lingkungan. Banyak yang berharap bahwa karbon hutan tersebut akan dicantumkan dalam kesepakatan yang baru ketika masa komitmen pertama Protokol Kyoto berakhir pada tahun 2012.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">“Jika berbicara mengenai masalah iklim dan perlindungan hutan, kita tidak boleh menundanya lagi,” kata Menteri Pembangunan Jerman Heidernarie Wieczorek-Zeul. “&#8230;. Perlindungan hutan harus menjadi komponen utama dalam kesepakatan perubahan iklim mendatang.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Karena dunia saat ini kehilangan sekitar 13 juta hektar hutan setahun (seluas negara Nikaragua atau Yunani) maka potensi konservasi yang dikompensasi berdasarkan karbon hutan “sangat besar”,” tambah Bosquet.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Menurut perkiraan Bank Dunia, Indonesia, misalnya, dapat memperoleh US$400 juta sampai $2 milyar setahun dari pasar karbon hutan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="SV">Deboasasi sebagai Faktor Utama Pemanasan Global</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Dukungan untuk skema pembayaran hutan global telah meningkat meskipun banyak bukti memperlihatkan bahwa deboasasi adalah penyebab kedua pemanasan global setelah faktor penggunaan energi, yang menghasilkan sekitar 20 persen dari seluruh emisi gas rumah kaca.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Indonesia</span><span> yang berhutan lebat, sebagai tuan rumah Konvensi Perubahan Iklim PBB tahun ini ternyata penghasil emisi terbesar ketiga gas rumah kaca setelah Amerika Serikat dan Cina. Alasan utama: deboasasi terjadi dengan laju sekitar dua juta hektar setahun karena hutan basahnya yang sudah lama tumbuh ditebang, dibakar, atau dikonversi menjadi usaha pertanian dan perkebunan kelapa sawit.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Menurut sebuah laporan yang berpengaruh dari Stern mengenai perekonomian perubahan iklim yang diterbitkan tahun lalu, tindakan yang mendesak diperlukan untuk membalikkan kecenderungan ini dan mengkonservasi sisa kawasan hutan alam. Laporan tersebut menambahkan bahwa masyarakat internasional perlu memberikan kompensasi kepada negara-negara berkembang karena telah mengkonservasi hutan-hutan mereka, dengan tetap mempertimbangkan peluang ekonomi yang hilang dan biaya penyelenggaraan dan pelaksanaan perlindungan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Stern memperkirakan bahwa biayanya dapat mencapai sekitar US$5 milyar per tahun untuk kedelapan negara penghasil 70 persen emisi dari penggunaan lahan (terutama deboasasi) tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span>Persiapan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Fasilitas Kemitraan Karbon Hutan dapat membantu mempersiapkan jenis upaya berskala besar ini yang diperlukan untuk melakukan konservasi dengan memperlihatkan bagaimana hal-hal ini dapat dilakukan, kata Bosquet. “Misalnya, dengan menggabungkan teknik foto satelit dan pemantauan darat, kita dapat menangani pengurangan emisi” melalui konservasi hutan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Tetapi, masih banyak masalah yang perlu diselesaikan, kata Bosquet, termasuk penataan dan penjadwalan pembayaran insentif agar pengurangan emisi dapat bertahan dalam jangka panjang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Masalah lain yang perlu diselesaikan adalah kepemilikan dan hak atas lahan, yang diidentifikasi sebagai masalah utama dalam laporan Bank Dunia “At Loggerheads: Agricultural Expansion, Poverty Reduction and Environment in the Tropical Forests,” yang diterbitkan bulan November 2006.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>“Dalam diagnosis laporan tersebut, masalah ini sebenarnya terkait dengan tata guna hutan,” kata penulis utama Ken Chomitz. “Hutan menurut sejarahnya telah lama menjadi masalah karena kita menghadapi konflik mengenai siapa yang berhak atas lahan dan pohon, dan ini merupakan masalah yang berurat-berakar. Agenda karbon hutan dapat menggunakan insentif keuangan, transparansi dan pemantauan untuk mewujudkan tata guna hutan yang lebih baik.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Fasilitas akan mengujicoba berbagai cara pengurangan deboasasi dan degradasi berdasarkan situasi dan kondisi nasional. Berbagai bentuk intervensi juga akan diujicoba, mulai dari reformasi kebijakan sampai investasi di lapangan. Model-model insentif yang berbeda dapat dipergunakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Prosesnya diharapkan akan mencakup konsultasi tingkat tinggi dengan organisasi masyarakat sipil dan penduduk asli, kata Bosquet, dan pemerintah yang akan memastikan bahwa penduduk asli yang bergantung pada hutan dan orang-orang lain tinggal di hutan “benar-benar dikonsultasikan” selama penyusunan rencana pengurangan emisi akibat deboasasi dan degradasi di negara mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Salah satu tujuan utamanya adalah untuk menyalurkan pembayaran kepada mereka paling membutuhkannya seperti kepada rakyat miskin yang mata pencahariannya terkait dengan hutan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>“Ini dapat mengubah opsi ekonomi banyak orang yang bergantung pada hutan sebagai mata pencaharian. Jadi sekarang, konservasi hutan ada nilainya, bukan hanya memanen hutan,” kata Zoellick.</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pesanantar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pesanantar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pesanantar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pesanantar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pesanantar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pesanantar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pesanantar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pesanantar.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pesanantar.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pesanantar.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=67&subd=pesanantar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pesanantar.wordpress.com/2009/04/01/fasilitas-kemitraan-karbon-hutan-menetapkan-sasaran-pada-deboasasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8f6148a172daafa17c67e428f6a73d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pesanantar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perdagangan Emisi Karbon (Carbon Trading) : Solusi Efektif Untuk Pelestarian Hutan Tropis dan Penghasil Devisa Negara</title>
		<link>http://pesanantar.wordpress.com/2009/04/01/perdagangan-emisi-karbon-carbon-trading-solusi-efektif-untuk-pelestarian-hutan-tropis-dan-penghasil-devisa-negara/</link>
		<comments>http://pesanantar.wordpress.com/2009/04/01/perdagangan-emisi-karbon-carbon-trading-solusi-efektif-untuk-pelestarian-hutan-tropis-dan-penghasil-devisa-negara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 17:02:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pesanantar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pesanantar.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Hutan tropis merupakan salah satu unsur terpenting yang dapat mempertahankan keseimbangan alam. Secara biologis, hutan tropis merupakan ekosistem terkaya di bumi dan berperan penting dalam hidrologi regional, penyimpanan karbon, dan iklim global . Namun perusakan hutan tropis dengan cepat terus berlanjut, dengan sekitar 13 juta hektar hutan dihabisi setiap tahunnya. Laju penggundulan hutan yang sedemikian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=62&subd=pesanantar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>H</strong>utan tropis merupakan salah satu unsur terpenting yang dapat mempertahankan keseimbangan alam. Secara biologis, hutan tropis merupakan ekosistem terkaya di bumi dan berperan penting dalam hidrologi regional, penyimpanan karbon, dan iklim global . Namun perusakan hutan tropis dengan cepat terus berlanjut, dengan sekitar 13 juta hektar hutan dihabisi setiap tahunnya. Laju penggundulan hutan yang sedemikian tinggi telah berpengaruh besar terhadap perubahan iklim global. Berbagai sebab telah melatarbelakangi perusakan hutan tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-62"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pada beberapa dekade lampau, penebangan hutan lebih disebabkan oleh pembukaaan lahan pertanian tradisional. Dari tahun 1960an-1980an, penggundulan hutan tropis ditiupkan secara luas oleh kebijakan-kebijakan pemerintah untuk pengembangan pedesaan, yang mencakup peminjaman untuk pertanian, pajak insentif, dan konstruksi jalanan, bersamaan dengan pertumbuhan populasi yang cepat di banyak negara berkembang. Kebijakan tersebut, terutama terlihat di negara-negara seperti Brazil dan Indonesia, mendorong munculnya gelombang arus yang dramatis para penduduk ke daerah perbatasan dan sering kali menyebabkan kerusakan hutan secara cepat. Dugaan bahwa para petani skala kecil dan peladang yang berpindah-pindah bertanggungjawab pada hilangnya hutan mengarah pada sebuah pendekatan konservasi seperti <em>Integrated Conservation and Development Projects</em> (ICDP), yang berusaha menghubungkan konservasi alam dengan pembangunan desa yang berkelanjutan. Dalam jangka waktu hanya 1-2 dekade, sifat dari perusakan hutan tropis telah berubah. TIdak lagi didominasi oleh petani desa, kini penggundulan hutan secara substansial digerakkan oleh industri besar dan globalisasi ekonomi, melalui pengumpulan kayu, penambangan minyak, pengembangan minyak dan gas, pertanian skala besar, dan perkebunan pepohonan eksotis yang menjadi sebab paling sering dari hilangnya hutan. Meningkatnya pengaruh kuat para perusahaan penggundul hutan juga memiliki sisi lemah. Industrialisasi dapat mempercepat kerusakan hutan, dengan hutan yang dulunya dipangkas secara langsung oleh petani-petani skala kecil saat ini dengan cepat dilindas oleh bulldozer. Lebih lagi, aktifitas industri seperti penebangan, penambangan, pengembangan minyak dan gas mendukung penggundulan hutan, tak hanya secara langsung tapi juga tak langsung, dengan menciptakan daya dorong ekonomi yang amat kuat untuk pembangunan jalan-hutanPada saat yang bersamaan, pasar finansial yang telah terglobalisasi dan tingginya komoditas dunia menciptakan sebuah lingkungan yang amat menarik bagi sektor swasta. Hal ini telah mendorong pengalihfungsian dari hutan lindung menjadi lahan perkebunan monokultur serta usaha pertambangan. Kebijakan perluasan perkebunan monokultur secara berlebihan, khususnya kelapa sawit, telah mengancam keanekaragaman hayati yang terdapat dalam hutan tropis. Organisasi lingkungan hidup telah memperingatkan bahwa dengan memakan makanan yang mengandung minyak kelapa, konsumen Barat secara langsung ikut membantu perusakan habitat orangutan dan ekosistem lainnya yang merupakan sumber berbagai plasma nutfah yang bermanfaat.serta banyak yang belum teramati keberadaannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, mengapa perkebunan kelapa sawit saat ini luasnya mencapai jutaan hektar mencakup Malaysia, Indonesia, dan Thailand? Kenapa kelapa sawit menjadi buah panen nomor satu, mengalahkan kompetitor lainnya seperti pisang, jagung, karet, kedelai, dan tebu<br />
Jawabannya ada pada produktivitas panenan yang tidak sejalan. Sederhananya, kelapa sawit adalah bibit minyak yang paling produktif di dunia. Satu hektar kelapa sawit dapat menghasilkan 5.000 kg minyak mentah, atau hampir 6.000 liter minyak mentah.. Sebagai pembanding, kedelai dan jagung &#8211; hasil yang kerap digembar-gemborkan sebagai sumber bahan bakan biologis yang unggul hanya menghasilkan sekitar 446 dan 172 liter per hektar. Selain biofuel, kelapa sawit juga dipakaikan untuk beribu-ribu kegunaan lain dari bahan-bahan makanan ke pelumas mesin hingga dasar kosmetik. Kelapa sawit telah menjadi produk agrikultur yang sangat penting untuk negara-negara tropis di seluruh dunia, terutama saat harga minyak mentah mencapai 70 USD per barrel. Sebagai contohnya, Indonesia saat ini merupakan negara penghasil minyak kelapa terbesar kedua di dunia, perkebunanan kelapa sawitnya mencakup 5,3 juta hektar di tahun 2004. Indonesia telah mengumumkan rencananya untuk melipatgandakan produksi minyak kelapa mentahnya pada tahun 2025, suatu target yang akan membutuhkan 2 kali lipat peningkatan di hasilnya &#8211; sesuatu yang sangat mungkin melihat dari keberhasilan negara tetangganya Malaisya &#8211; atau justru memperluas daerah yang akan ditanami kelapa sawit. Laporan tersebut menyebutkan bahwa Indonesia sepertinya akan menggunakan kedua pilihan yang ada. Sesuai usulan investasi tahun 2005, yang dibuat oleh Perusahaan Perkebunan Negara PT Perkebunan Nusantara (PTPN), Indonesia akan mengembangkan sekitar 1,8 juta hektar di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, dimana kebanyakan sisa hutan yang lengkap masih ada.Hal ini telah mengundang keprihatinan dari para pemerhati lingkungan hidup. Selain hilangnya ekosistem hutan, produksi minyak kelapa, seperti yang sedang dipraktekkan saat ini, dapat menyebabkan kerusakan yang cukup parah bagi lingkungan hidup. Kita dapat mengambil pelajaran berharga saat negeri tetangga kita, Malaysia menerapkan kebijakan perluasan perkebunan kelapa sawit tanpa mengindahkan etika lingkungan yang benar. Di tahun 2001, produksi Malaysia sebanyak 7 juta ton minyak kelapa mentah menghasilkan hingga 9,9 juta ton limbah minyak padat, fiber kelapa, dan batok, serta 10 juta ton limbah yang merusak dari minyak kelapa, yaitu campuran polusi dari batok yang hancur, air, dan residu lemak, yang mempunyai dampak negatif pada ekosistem akuatik. Lebih jauh lagi, penggunaan pestisida, herbisida, dan pupuk berbasis petroleum secara bebas membuat yakin bahwa kebanyakan pengolahan minyak kelapa tak hanya menyebabkan polusi pada tingkat lokal, namun juga berkontribusi pada emisi gas rumah kaca. Melihat Malaysia merupakan salah satu dari produser yang paling efisien, produksi di daerah lain mungkin lebih berpolusi. Perkebunan di Indonesia sangat merusak karenanya setelah 25 tahun masa panen, lahan kelapa sawit kebanyakan ditinggalkan dan menjadi semak belukar. Tanah mungkin akan kehabisan nutrisi, terutama pada lingkungan yang mengandung asam, sehingga beberapa tanaman mungkin tumbuh, menjadikan wilayah tersebut tanpa vegetasi selain rumput-rumput liar yang akan mudah sekali terbakar, Faktor pendapatan Negara sering dikedepankan dengan tidak mempedulikan dampak jangka panjang yang dapat ditimbulkan dari kebijakan pemerintah tersebut. Salah satu alternatif yang dapat diambil dalam menghadapi permasalahan yang dilematis antara pendapatan Negara atau kelestarian lingkungan hidup adalah melalui program perdagangan emisi karbon atau yang lebih dikenal dengan <em>Carbon Trading</em>. Penghindaran penggundulan hutan dan kredit karbon bernilai lebih dari kelapa sawit dan dapat menghasilkan nilai pajak yang lebih besar. Saat ini, Indonesia sedang melakukan taruhan makro ekonomi jangka panjang bahwa kelapa sawit akan bernilai lebih daripada menghindarkan penggundulan hutan. Di tahun 2004, pasar kelapa sawit memasukkan $43 juta pajak ke dalam kas negara Indonesia. Kredit karbon melalui penghindaran penggundulan hutan menawarkan kesempatan ekonomis untuk bisnis Indonesia. Bloomberg memperkirakan bahwa dengan mencegah terbuangnya 1 hingga 2 milyar ton karbon per tahun dapat menghasilkan US$ 39 juta tiap tahunnya. Walau perkiraan ini bisa dibilang tinggi, paling tidak Indonesia dapat menghasilkan hingga US$10 milyar per tahun dari penjualan kredit voluntary emissions reduction (pengurangan emisi sukarela &#8211; VER) ke pasar global. Ini diasumsikan bahwa permintaan stabil, namun sesungguhnya permintaan meningkat. Bahkan, penukaran nilai di pasar karbon Uni Eropa tahun lalu meningkat tiga kali lipat. Jika Amerika Serikat memutuskan untuk mengurangi emisi karbonnya hingga 20 persen pada tahun 2020 mengikuti Uni Eropa, ini akan menjadi permintaan yang mampu membeli seluruh karbon Indonesia pada tingkat premium. Indonesia dapat menjadi pemimpin global dalam menghindarkan penggundulan hutan. Indonesia dapat memberikan variasi lain di ekonominya sambil menurunkan ketidakstabilan ekonomi nasional yang menghasilkan peningkatan pengembangan masyarakat dan dana pendidikan serta meningkatkan kualitas air. Ini akan muncul bila Indonesia berinvestasi di penghindaran penggundulan hutan sebagai pembendung pasar global. Indonesia memiliki hampir 60 persen rawa-rawa lahan gambut, atau 20 juta hektar, yang bisa dipergunakan dengan mudah dalam pasar karbon. Dengan berkomitmen untuk terus melanjutkan ekspansi perkebunan kelapa sawit, Indonesia tak hanya meningkatkan penggundulan hutan yang mengakibatkan polusi aliran air dan berakibat pada rusaknya kesehatan, Indonesia membuka dirinya pada resiko pasar global dengan komoditas tunggal. Saat ini terdapat banyak metodologi yang dapat digunakan, sebagian darinya telah disetujui oleh <em>Kyoto Protocol Clean Development Mechanism</em> (CDM) dan sebagian oleh <em>Chicago Climate Exchange</em> (CCX). Sekarang, Indonesia bisa mendapatkan pemasukan kompensasi yang berlandaskan pasar melalui kredit karbon dan pengganti dari penghijauan hutan dengan menanam spesies asli menggunakan CDM dan program CDM, serta menggunakan penghindaran penggundulan hutan untuk mengurangi emisi dengan kredit CCX VER (pengurangan emisi sukarela). Indonesia tak lagi perlu menunggu, Indonesia dapat mulai menghasilkan uang sejak saat ini.Secara sederhana, mekanisme perdagangan karbon dapat dijelaskan sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align:justify;" type="1">
<li class="MsoNormal">Negara berkembang yang      memiliki kapasitas niremisi CO2 menghitung kapasitas dasar pengurangan      karbon yang disajikan dalam skenario dasar</li>
<li class="MsoNormal">Perhitungan emisi dasar      tersebut dimasukkan dalam kapasitas pengurangan emisi atau yang dikenal <em>dengan      Emission Reductions</em> (ERs). Perhitungan tesebut disajikan dalam      Skenario Proyek</li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV">Negara berkembang menjual kapasitas      pengurangan emisi melalui proyek kepada negara industrialis (Negara maju)</span></li>
<li class="MsoNormal">Negara maju sebagai      penghasil emisi karbon menghitung kapasitas pembelian emisi CO2, volume      pembelian, nilai pembelian yang didasarkan pada target pengurangan emisi      karbon yang telah disepakati</li>
<li class="MsoNormal">Negara maju akan      membayarkan sejumlah uang, yang telah disepakati bersama, sebagai      kompensasi atas pengurangan emisi karbon yang ditetapkan.</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Langkah konkret yang dapat ditempuh oleh pemerintah serta masyarakat Indonesia dapat dijelaskan sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align:justify;" type="1">
<li class="MsoNormal">Pemerintah Indonesia      dapat menyetujui proyek awal penghindaran penggundulan hutan</li>
<li class="MsoNormal">Masyarakat lokal Indonesia      dapat menanam kembali hutan-hutan komunal mereka menggunakan spesies asli.      Usaha ini akan menghasilkan hutan yang beragam yang dapat menimbun karbon,      dan membuatnya sesuai untuk mendapatkan kompensasi dari metedologi yang      dapat digunakan dengan CDM programatik dan CDM</li>
<li class="MsoNormal">Kalangan bisnis di Indonesia      dapat mendorong usaha-usaha yang dapat mencegah maraknya pengalihfungsian      hutan tropis menjadi sektor komersial. Hal ini dapat ditempuh dengan      mendorong masyarakat di lingkungan masing-masing untuk lebih aktif menanami      lahan yang kurang produktif</li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV">Penerapan sertifikasi ekologi pada      produk-produk yang berasal dari alam. </span>Hal ini akan mendorong      perusahaan untuk ikut menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.</li>
<li class="MsoNormal">Perlu diadakan dialog      antara kalangan ilmuwan, industri, serta masyarakat setempat mengenai      kebijakan penggunaan lahan. Dengan demikian akan dicapai satu titik temu      yang menjembatani seluruh kepentingan tersebut</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Akhirnya menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat Indonesia untuk melindungi kelestarian hutan tropis. Apakah kita tega dan tidak malu kepada anak cucu kita dengan mewariskan kehancuran hutan kita?.Apakah kita akan membiarkan anak cucu kita mengalami berbagai penderitaan sebagai akibat kerusakan hutan?. Semua pertanyaan tersebut akan berpulang kepada komitmen kita bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai Negara Zamrud Katulistiwa.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:9pt;color:black;">Oleh : Baskoro Aji, St</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pesanantar.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pesanantar.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pesanantar.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pesanantar.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pesanantar.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pesanantar.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pesanantar.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pesanantar.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pesanantar.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pesanantar.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=62&subd=pesanantar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pesanantar.wordpress.com/2009/04/01/perdagangan-emisi-karbon-carbon-trading-solusi-efektif-untuk-pelestarian-hutan-tropis-dan-penghasil-devisa-negara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8f6148a172daafa17c67e428f6a73d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pesanantar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Situs bikin Blog</title>
		<link>http://pesanantar.wordpress.com/2007/08/24/situs-bikin-blog/</link>
		<comments>http://pesanantar.wordpress.com/2007/08/24/situs-bikin-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Aug 2007 18:51:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pesanantar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pesanantar.wordpress.com/2007/08/24/situs-bikin-blog/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi temen temen yang pingin punya blog sendiri silahkan mengunjungi situs di bawah ini mumpung gratis loh :

http://www.aeonity.com/
http://id.blog.com/
http://www.bloxster.net/portal.php
http://www.blogger.com/start
http://blogdrive.com/
http://www.blogsome.com/
http://blogthing.com/
http://www.blogomonster.com/blogo.php
http://free-blog-site.com/
http://www.ebloggy.com/
http://enewsblog.com/
http://friendsterblogs.friendster.com/
http://friendcircles.com/
http://gobloglah.com/
http://www.journalhome.com/
http://journalspace.com/
http://joeuser.com/
http://lifewithchrist.org/
http://www.livejournal.com/
http://modblog.com/
http://www.motime.com/
http://spaces.msn.com/
http://myblog.com/
http://multiply.com/
http://www.myspace.com/
http://www.tabulas.com/
http://tblog.com/
http://www.weblogpage.com/home.php
http://wordpress.com/
http://www.xanga.com/
http://www.blogspirit.com/en/index.php
http://360.yahoo.com/

       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=55&subd=pesanantar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bagi temen temen yang pingin punya blog sendiri silahkan mengunjungi situs di bawah ini mumpung gratis loh :</p>
<ol>
<li><a href="http://www.aeonity.com/">http://www.aeonity.com/</a></li>
<li><a href="http://id.blog.com/">http://id.blog.com/</a></li>
<li><a href="http://www.bloxster.net/portal.php">http://www.bloxster.net/portal.php</a></li>
<li><a href="http://www.blogger.com/start">http://www.blogger.com/start</a></li>
<li><a href="http://blogdrive.com/">http://blogdrive.com/</a></li>
<li><a href="http://www.blogsome.com/">http://www.blogsome.com/</a></li>
<li><a href="http://blogthing.com/">http://blogthing.com/</a></li>
<li><a href="http://www.blogomonster.com/blogo.php">http://www.blogomonster.com/blogo.php</a></li>
<li><a href="http://free-blog-site.com/">http://free-blog-site.com/</a></li>
<li><a href="http://www.ebloggy.com/">http://www.ebloggy.com/</a></li>
<li><a href="http://enewsblog.com/">http://enewsblog.com/</a></li>
<li><a href="http://friendsterblogs.friendster.com/">http://friendsterblogs.friendster.com/</a></li>
<li><a href="http://friendcircles.com/">http://friendcircles.com/</a></li>
<li><a href="http://gobloglah.com/">http://gobloglah.com/</a></li>
<li><a href="http://www.journalhome.com/">http://www.journalhome.com/</a></li>
<li><a href="http://journalspace.com/">http://journalspace.com/</a></li>
<li><a href="http://joeuser.com/">http://joeuser.com/</a></li>
<li><a href="http://lifewithchrist.org/">http://lifewithchrist.org/</a></li>
<li><a href="http://www.livejournal.com/">http://www.livejournal.com/</a></li>
<li><a href="http://modblog.com/">http://modblog.com/</a></li>
<li><a href="http://www.motime.com/">http://www.motime.com/</a></li>
<li><a href="http://spaces.msn.com/">http://spaces.msn.com/</a></li>
<li><a href="http://myblog.com/">http://myblog.com/</a></li>
<li><a href="http://multiply.com/">http://multiply.com/</a></li>
<li><a href="http://www.myspace.com/">http://www.myspace.com/</a></li>
<li><a href="http://www.tabulas.com/">http://www.tabulas.com/</a></li>
<li><a href="http://tblog.com/">http://tblog.com/</a></li>
<li><a href="http://www.weblogpage.com/home.php">http://www.weblogpage.com/home.php</a></li>
<li><a href="http://wordpress.com/">http://wordpress.com/</a></li>
<li><a href="http://www.xanga.com/">http://www.xanga.com/</a></li>
<li><a href="http://www.blogspirit.com/en/index.php">http://www.blogspirit.com/en/index.php</a></li>
<li><a href="http://360.yahoo.com/">http://360.yahoo.com/</a></li>
</ol>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pesanantar.wordpress.com/55/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pesanantar.wordpress.com/55/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pesanantar.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pesanantar.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pesanantar.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pesanantar.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pesanantar.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pesanantar.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pesanantar.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pesanantar.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pesanantar.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pesanantar.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=55&subd=pesanantar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pesanantar.wordpress.com/2007/08/24/situs-bikin-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8f6148a172daafa17c67e428f6a73d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pesanantar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Hari Kemerdekaan RI ke 62</title>
		<link>http://pesanantar.wordpress.com/2007/08/17/selamat-hari-kemerdekaan-ri-ke-62/</link>
		<comments>http://pesanantar.wordpress.com/2007/08/17/selamat-hari-kemerdekaan-ri-ke-62/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Aug 2007 05:35:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pesanantar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pesanantar.wordpress.com/2007/08/17/selamat-hari-kemerdekaan-ri-ke-62/</guid>
		<description><![CDATA[ 
Salam perjuangan saudaraku
Bangsa ini butuh kita. jangan hancurkan harapan pejuang. dalam kesempatan ini aku hanya bisa mengucapkannya dan merenungkannya,
Dalam Anganku
Sebagai Warga negara yang baik :
ku ucapkan selamat merayaka hari kemerdekaan,warna hari kita dengan merah, putih kehidupan ini. jadi darah kita sebagai semangat perjuangan untuk memerdekakan diri kita dan jiwa kita dari segala hal yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=52&subd=pesanantar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p> <a href="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/08/ben-ind.gif" title="Bendera ku"><img src="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/08/ben-ind.thumbnail.gif?w=560&#038;h=92" alt="Bendera ku" height="92" width="560" /></a></p>
<p>Salam perjuangan saudaraku</p>
<p>Bangsa ini butuh kita. jangan hancurkan harapan pejuang. dalam kesempatan ini aku hanya bisa mengucapkannya dan merenungkannya,</p>
<p>Dalam Anganku</p>
<p>Sebagai Warga negara yang baik :</p>
<p>ku ucapkan selamat merayaka hari kemerdekaan,warna hari kita dengan merah, putih kehidupan ini. jadi darah kita sebagai semangat perjuangan untuk memerdekakan diri kita dan jiwa kita dari segala hal yang dapat merusak diri kita dan negara. biarkan darah kita menganlir untuk membasuh hati para penghianat bangsa, biarkanlah kebekuan darah kita mengekang nafsu angkara kita, mengalirlah drahku menuju kesucian hati ini.</p>
<p>warna jiwa kita dengan kesucian warna putih, berikanlah ke pada para pejuang doa suci, sampaikan lah salam hangatnya kepada para penikmat kemerdekaan. setelah mereka memperjuangkan tanah air ini, sekarang siapakah yang akan memperjuangkan darah dan tulang mereka yang terbaring kaku menuju waktunya.</p>
<p>kibarkanlah semangat juang mereka ke langit, tengadahkan ke lah kepala melihat jiwa mereka yang bangga dengan semuanya.</p>
<p>sekarang kemanakah kita melangkah, akankan kita berperang melawwan penjajah, siapakan penjajah itu.</p>
<p>sebagai warga negara yang terlupakan</p>
<p>apa&#8230;apa&#8230;apa yang telah kau berikan kepada bangsamu, apa yang telah kau berikan warna pada negara, apa yang bisa kita&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>terima kasih pejuang</p>
<p>darah dan jiwa tidak akan mengering dalam hati bangsa ini, maafkanlah kami yang belum bisa menjaga semuanya&#8230;.ku hanya bisa&#8230;&#8230;&#8230;.., hanya satu kata&#8221;<em>apa kata dunia</em>&#8220;</p>
<p>Merdeka&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p><a href="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/08/ben-ind.gif" title="Bendera ku"><img src="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/08/ben-ind.thumbnail.gif?w=43&#038;h=27" alt="Bendera ku" height="27" width="43" /></a></p>
<p>@djie</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pesanantar.wordpress.com/52/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pesanantar.wordpress.com/52/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pesanantar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pesanantar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pesanantar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pesanantar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pesanantar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pesanantar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pesanantar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pesanantar.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pesanantar.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pesanantar.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=52&subd=pesanantar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pesanantar.wordpress.com/2007/08/17/selamat-hari-kemerdekaan-ri-ke-62/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8f6148a172daafa17c67e428f6a73d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pesanantar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/08/ben-ind.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Bendera ku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/08/ben-ind.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Bendera ku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemanasan Global (global warming)</title>
		<link>http://pesanantar.wordpress.com/2007/08/17/dari-berbagai-sumber/</link>
		<comments>http://pesanantar.wordpress.com/2007/08/17/dari-berbagai-sumber/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Aug 2007 04:56:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pesanantar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pesanantar.wordpress.com/2007/08/17/dari-berbagai-sumber/</guid>
		<description><![CDATA[ 
Bagi Para pemerhati lingkungan istilah pemanasan global bukan hal yang baru di dunia mereka, sebuah istilah yang di gunakan untuk menggambarkan keadaan suhu di bumi ini yang selalu meningkat, di karenakan suhu di permukaan bumi yang tidak bisa di lepaskan, atau di kurangin. Sehingga bencanalah akibatnya. ini hanya seklumit info yang bisa kuberikan silahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=49&subd=pesanantar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p> <a href="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/08/global_warming.jpg" title="Pemanasan Global"><img src="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/08/global_warming.thumbnail.jpg" alt="Pemanasan Global" align="absmiddle" hspace="2" vspace="2" /></a></p>
<p>Bagi Para pemerhati lingkungan istilah pemanasan global bukan hal yang baru di dunia mereka, sebuah istilah yang di gunakan untuk menggambarkan keadaan suhu di bumi ini yang selalu meningkat, di karenakan suhu di permukaan bumi yang tidak bisa di lepaskan, atau di kurangin. Sehingga bencanalah akibatnya. ini hanya seklumit info yang bisa kuberikan silahkan sebagai bahan acuan silahkan lanjutkan sendiri bacanya ya info di bawah ini ;</p>
<p><a href="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/08/globe2.gif" title="globe2.gif"><img src="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/08/globe2.thumbnail.gif" alt="globe2.gif" /></a><span id="more-49"></span></p>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"><em><strong>TANYA JAWAB</strong></em><br />
</span></p>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"> </span></p>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"></span><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"><strong>Apakah yang dimaksud dengan Efek Rumah Kaca (ERK) dan penyebabnya?</strong></span></p>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"><strong>Efek Rumah Kaca</strong> dapat divisualisasikan sebagai sebuah proses. Pada kenyataannya, di lapisan atmosfer terdapat selimut gas. Rumah kaca adal ah analogi atas bumi yang dikelilingi gelas kaca. Nah, panas matahari masuk ke bumi dengan menembus gelas kaca tersebut berupa radiasi gelombang pendek. Sebagian diserap oleh bumi dan sisanya dipantulkan kembali ke angkasa sebagai radiasi gelombang panjang. </span></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Namun, panas yang seharusnya dapat dipantulkan kembali ke angkasa menyentuh permukaan gelas kaca dan terperangkap di dalam bumi. Layaknya proses dalam rumah kaca di pertanian dan perkebunan, gelas kaca memang berfungsi menahan panas untuk menghangatkan rumah kaca. </span></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Masalah timbul ketika aktivitas manusia menyebabkan peningkatan konsentrasi selimut gas di atmosfer (<strong>Gas Rumah Kaca</strong>) sehingga melebihi konsentrasi yang seharusnya. Maka, panas matahari yang tidak dapat dipantulkan ke angkasa akan meningkat pula. Semua proses itu lah yang disebut <strong>Efek Rumah Kaca</strong>. Pemanasan global dan perubahan iklim merupakan dampak dari <strong>Efek Rumah Kaca</strong>. </span></p>
</blockquote>
<p class="CM1" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"><strong>Apakah Efek Rumah Kaca merupakan proses alami? </strong></span></p>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Ya! <strong>Efek Rumah Kaca</strong> terjadi alami karena memungkinkan kelangsungan hidup semua makhluk di bumi. Tanpa adanya <strong>Gas Rumah Kaca</strong>, seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), atau dinitro oksida (N2O), suhu permukaan bumi akan 33 derajat Celcius lebih dingin. Sejak awal jaman industrialisasi, awal akhir abad ke-17, konsentrasi <strong>Gas Rumah Kaca</strong> meningkat drastis. Diperkirakan tahun 1880 temperatur rata-rata bumi meningkat 0.5 – 0.6 derajat Celcius akibat emisi <strong>Gas Rumah Kaca</strong> yang dihasilkan dari aktivitas manusia. </span></p>
</blockquote>
<p class="Default" style="text-align:justify;text-indent:-17.25pt;"><span style="font-family:'Times New Roman';">•<span>   </span><strong>Apa buktinya bahwa Efek Rumah Kaca itu benar-benar terjadi ? </strong><br />
</span></p>
<blockquote><p><span style="font-family:'Times New Roman';">Melalui beberapa  bukti berikut:</span></p></blockquote>
<blockquote><p><span style="font-family:'Times New Roman';"><em>Pertama,</em> berdasarkan ilmu fisika, beberapa gas mempunyai kemampuan untuk menahan panas. Tak ada yang patut diragukan dari pernyataan ini.</span><span style="font-family:'Times New Roman';"></span></p></blockquote>
<blockquote><p><span style="font-family:'Times New Roman';"><em>Kedua</em>, pengukuran yang dilakukan sejak tahun 1950-an menunjukkan tingkat konsentrasi <strong>Gas Rumah Kaca </strong>meningkat secara tetap, dan peningkatan ini berhubungan dengan emisi <strong>Gas Rumah Kaca </strong>yang dihasilkan industri dan berbagai aktivitas manusia lainnya.</span><span style="font-family:'Times New Roman';"></span></p></blockquote>
<blockquote><p><span style="font-family:'Times New Roman';"><em>Ketiga,</em> penelitian menunjukkan udara yang terperangkap di dalam gunung es telah berusia 250 ribu tahun . Artinya ;</span></p></blockquote>
<ol>
<li> <span style="font-family:'Times New Roman';">Konsentrasi <strong>Gas Rumah Kaca</strong> di udara berbeda-beda di masa lalu dan masa kini. Perbedaan ini menunjukkan adanya perubahan temperatur</span><span style="font-family:'Times New Roman';"><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"></span></span></span><span style="font-family:'Times New Roman';"><span></span></span></li>
<li><span style="font-family:'Times New Roman';"><span></span>Konsentrasi<strong>Gas Rumah Kaca</strong> terbukti meningkat sejak masa praindustri. </span></li>
</ol>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"></span></span></span><span style="font-family:'Times New Roman';"><strong>Apa sajakah yang termasuk dalam kelompok Gas Rumah Kaca? </strong></span></p>
<blockquote>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-family:'Times New Roman';">Yang termasuk dalam kelompok <strong>Gas Rumah Kaca</strong> adalah karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitro oksida (N2O), hidrofluorokarbon (HFC), perfluorokarbon (PFC), sampai sulfur heksafluorida (SF6). Jenis GRK yang memberikan sumbangan paling besar bagi emisi gas rumah kaca adalah <strong>karbondioksida, metana, dan dinitro oksida</strong>. Sebagian besar <strong>dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara) di sektor energi dan transport, penggundulan hutan , dan pertanian </strong>. Sementara, untuk gas rumah kac a lainnya (HFC, PFC, SF6 ) hanya menyumbang kurang dari 1% .</span></p>
</blockquote>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span>.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">       </span></span></span><span style="font-family:'Times New Roman';"><strong>Darimanakah emisi karbondioksidadihasilkan ? </strong></span></p>
<blockquote>
<p class="CM4" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Sumber-sumber emisi karbondioksida secara global dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara) ;</span></p>
</blockquote>
<ol>
<li><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">36% dari industri energi (pembangkit listrik/kilang minyak, dll)</span><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"></span></li>
<li><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">27% dari sektor transportasi</span></li>
<li><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"></span><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">21% dari sektor industri</span><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"></span></li>
<li><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">15% dari sektor rumah tangga &amp; jasa </span><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"></span></li>
<li><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">1% dari sektor lain -lain. </span></li>
</ol>
<p class="CM1" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"><strong>Apakah penghasil utama emisi karbondioksida?<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"></span></p>
<blockquote><p><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Sumber utama penghasil emisi karbondioksida secara global ada 2 macam.</span></p></blockquote>
<p><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"><strong>     Pertama, </strong></span><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"><strong>pembangkit listrik bertenaga batubara.</strong></span></p>
<blockquote><p><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"></span><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Pembangkit listrik ini membuang energi 2 kali lipat dari energi yang dihasilkan. Semisal, energi yang digunakan 100 unit, sementara energi yang dihasilkan 35 unit. Maka, energi yang terbuang adalah 65 unit! Setiap 1000 megawatt yang dihasilkan dari pembangkit listrik bertenaga batubara akan mengemisikan 5,6 juta ton karbondioksida per tahun! </span></p></blockquote>
<p class="CM1" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">    Kedua, pembakaran kendaraan bermotor. </span></strong><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"></span></p>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Kendaraan yang mengonsumsi bahan bakar sebanyak 7,8 liter per 100 km dan menempuh jarak 16 ribu km, maka setiap tahunnya akan mengemisikan 3 ton karbondioksida ke udara! Bayangkan jika jumlah kendaraan bermotor di Jakarta lebih dari 4 juta kendaraan! Berapa ton karbondioksida yang masuk ke atmosfer per tahun? </span></p>
</blockquote>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span></span></span><span style="font-family:'Times New Roman';"><strong>Apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi kontribusi Gas Rumah Kaca? </strong></span></p>
<blockquote>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-family:'Times New Roman';">Penting diingat, emisi <strong>Gas Rumah Kaca </strong>harus dikurangi! Jadi harus dibangun sistem industri dan transportasi yang TIDAK bergantung pada bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara). Kalau perlu, TIDAK menggunakannya SAMA SEKALI! Karena <strong>Perubahan Iklim </strong>adalah masalah global, penyelesaiannya pun mesti secara internasional. Langkah pertama yang dilakukan adalah pembuatan Kerangka Konvensi untuk Perubahan Iklim (Framework Convention on Climate Change) tahun 1992 di Rio de Janeiro, Brazil, yang ditandatangani oleh 167 negara. Kerangka konvensi ini mengikat secara moral semua negara-negara industri untuk menstabilkan emisi karbondioksida mereka. Sayangnya, hanya sedikit negara industri yang memenuhi target. Langkah selanjutnya berarti membuat komitmen yang mengikat secara hukum dan memperkuatnya dalam sebuah protokol. Dibuat lah <strong>Kyoto Protocol</strong> atau Protokol Kyoto. Tujuannya: mengharuskan negara-negara industri menurunkan emisinya secara kolektif sebesar 5,2 persen dari tingkat emisi tahun 1990. </span></p>
</blockquote>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span></span></span><span style="font-family:'Times New Roman';"><strong>Siapakah penghasil emisi karbondioksida paling besar (siapa hayo jangan bohong ya)? </strong></span></p>
<blockquote><p><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Setiap kepala penduduk di negara barat mengeluarkan emisi karbondioksida 25 kali lebih banyak daripada penduduk di negara-negara berkembang! Lima pengemisi karbondioksida terbesar di dunia adalah <strong>Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Inggris, dan Jepang</strong>. Ini yang menyebabkan PHal ini yang menyebabkan Protokol Kyoto HANYA mengharuskan negara-negara maju, yang juga kaya, untuk menurunkan emisinya lebih dahulu. Ironisnya, Cina sebagai negara berkembang menunjukkan sikap kepemimpinan dalam menanggapi isu <strong>Perubahan Iklim </strong>, berkebalikan dengan negara-negara industri yang kian terpuruk. Emisi karbondioksida Cina pada tahun 1998 turun hingga 4% dengan tingkat ekonomi naik hingga lebih dari 7%. </span></p></blockquote>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:'Times New Roman';"><strong>Negara manakah yang menyumbang Gas Rumah Kaca terbesar (</strong>jujur aja deh<strong>)? </strong></span></p>
<blockquote>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';">Data terakhir menunjuk pada Amerika Serikat sebagai penyumbang 720 juta ton <strong>Gas Rumah Kaca </strong>setara karbondioksida—setara dengan 25% emisi total dunia atau 20,5 ton per kapita. Emisi <strong>Gas Rumah Kaca </strong>pembangkit listrik di Amerika Serikat saja masih jauh lebih besar bila dibandingkan dengan total jumlah emisi 146 negara (tigaperempat negara di dunia)! Sektor energi menyumbang sepertiga total emisi <strong>Gas Rumah Kaca.</strong><span><span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><span style="font-family:'Times New Roman';">Amerika Serikat. Emisi <strong>Gas Rumah Kaca </strong>sektor energi Amerika Serikat lebih besar dua kali lipat dari emisi <strong>Gas Rumah Kaca </strong>India. Dan , total emisi <strong>Gas Rumah Kaca </strong>Amerika Serikat lebih besar dua kali lipat emisi <strong>Gas Rumah Kaca </strong>Cina. Emisi total dari negara­negara berkembang besar , seperti Korea, Meksiko, Afrika Selatan, Brazil, Indonesia, dan Argentina, tidak melebihi emisi Amerika Serikat. </span></p>
</blockquote>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span>.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"></span></span></span><span style="font-family:'Times New Roman';"><strong>Apakah yang dimaksud dengan Pemanasan Global (Global Warming) dan Perubahan Iklim (Climate Change)? </strong></span></p>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:17.25pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><strong>Pemanasan Global</strong> adalah meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi akibat peningkatan jumlah emisi <strong>Gas Rumah Kaca</strong> di atmosfer. <strong>Pemanasan Global</strong> akan diikuti dengan <strong>Perubahan Iklim</strong>, seperti meningkatnya curah hujan di beberapa belahan dunia sehingga menimbulkan banjir dan erosi. Sedangkan , di belahan bumi lain akan mengalami musim kering yang berkepanjangan disebabkan kenaikan suhu.</span><span style="font-family:'Times New Roman';"></span></p>
</blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:17.25pt;"><span style="font-family:'Times New Roman';"><strong>Mengapa Terjadi Pemanasan Global (Global Warming) dan Perubahan Iklim (Climate</strong></span><strong><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"> Change)?</span></strong></p>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;text-indent:17.25pt;"><strong><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Pemanasan Global</span></strong><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"> dan <strong>Perubahan Iklim</strong> terjadi akibat aktivitas manusia, terutama yang berhubungan dengan penggunaan bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara) serta kegiatan lain yang berhubungan dengan hutan, pertanian , dan peternakan. Aktivitas manusia di kegiatan-kegiatan tersebut secara langsung maupun tidak langsung menyebabkan perubahan komposisi alami atmosfer, yaitu peningkatan jumlah <strong>Gas Rumah Kaca </strong>secara global. </span></p>
</blockquote>
<p class="CM6" style="text-align:justify;text-indent:-17.25pt;line-height:normal;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">•<span>    </span><strong>Apakah perbedaan antara E fek Rumah Kaca, Pemanasan Global, dan Perubahan Iklim? </strong></span></p>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Istilah -istilah di atas seringkali digunakan untuk menggambarkan hubungan sebab­akibat. <strong>Efek Rumah Kaca</strong> adalah penyebab, sementara <strong>Pemanasan Global </strong>dan <strong>Perubahan Iklim </strong>adalah akibat. <strong>Efek Rumah Kaca </strong>menyebabkan terjadinya akumulasi panas (atau energi) di atmosfer bumi. Dengan adanya akumulasi yang berlebihan tersebut, iklim global melakukan penyesuaian. Penyesuaian yang dimaksud salah satunya peningkatan temperatur bumi, kemudian disebut <strong>Pemanasan Global </strong>dan berubahnya iklim regional—pola curah hujan, penguapan, pembentukan awam—atau <strong>Perubahan Iklim</strong>. </span></p>
</blockquote>
<p class="CM2" style="text-align:justify;text-indent:-17.1pt;line-height:normal;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">•<span>    </span><strong>Apa sajakah dampak-dampak Perubahan Iklim? </strong></span></p>
<blockquote>
<p class="Default" style="text-align:justify;text-indent:16.5pt;"><span style="font-family:'Times New Roman';">Pada tahun 2100, temperatur atmosfer akan meningkat 1.5 – 4.5 derajat Celcius, jika pendekatan yang digunakan “melihat dan menunggu, tanpa melakukan apa-apa” (<strong><em>wait and see, and do nothing</em></strong>)! Dampak-dampak lainnya: </span><span style="font-family:'Times New Roman';"><br />
</span></p></blockquote>
<ol>
<li><span style="font-family:'Times New Roman';">Musnahnya berbagai jenis keanekrag aman hayati -Meningkatnya frekuensi dan intensitas hujan badai, angin topan, dan banjir<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:'Times New Roman';">Mencairnya es dan glasier di kutub<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:'Times New Roman';">Meningkatnya jumlah tanah kering yang potensial menjadi gurun karena kekeringan yang berkepanjangan</span><span style="font-family:'Times New Roman';"></span></li>
<li><span style="font-family:'Times New Roman';">Kenaikan permukaan laut hingga menyebabkan banjir yang luas. Pada tahun 2100 diperkirakan permukaan air laut naik hingga 15 &#8211; 95 cm. -Kenaikan suhu air laut menyebabkan terjadinya pemutihan karang (<strong><em>coral </em></strong></span><strong><em><span style="font-family:'Times New Roman';">bleaching) </span></em></strong><span style="font-family:'Times New Roman';">dan kerusakan terumbu karang di seluruh dunia.</span></li>
<li><span style="font-family:'Times New Roman';">Meningkatnya frekuensi kebakaran hutan -Menyebarnya penyakit-penyakit tropis, seperti malaria, ke daerah -daerah bar</span><span style="font-family:'Times New Roman';">u karena bertambahnya populasi serangga (nyamuk)</span><span style="font-family:'Times New Roman';"></span></li>
<li><span style="font-family:'Times New Roman';">Daerah-daerah tertentu menjadi padat dan sesak karena terjadi arus<br />
pengungsian</span><span style="font-family:'Times New Roman';"><!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></li>
</ol>
<p class="CM2" style="text-align:justify;text-indent:-17.1pt;line-height:normal;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">•<span>    </span><strong>Apakah yang diprediksikan para ahli mengenai Perubahan Iklim? </strong></span></p>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Pada tahun 1988, Badan PBB untuk lingkungan (United Nations Enviroment Programme) dan organisasi meteorologi dunia (World Meteorology Organization) mendirikan sebuah panel antar pemerintah untu k perubahan iklim (Intergovernmental Pan el on Climate Change/IPCC) yang terdiri atas 300 lebih pakar <strong>Perubahan Iklim </strong>dari seluruh dunia. </span></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Pada tahun 1990 dan 1992, IPCC menyimpulkan bahwa penggandaan jumlah<strong>Gas Rumah Kaca </strong>di atmosfer mengarah pada konsekuensi serius bagi masalah sosial, ekonomi, dan sistem alam di dunia. </span></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Selain itu, IPCC menyimpulkan bahwa emisi <strong>Gas Rumah Kaca </strong>yang dihasilkan dari aktivitas manusia juga memberikan kontribusi pada <strong>Gas Rumah Kaca </strong>alami dan akan menyebabkan atmosfer bertambah panas. IPCC memperkirakan penggandaan emisi <strong>Gas Rumah Kaca </strong>akan menyebabkan <strong>Pemanasan Global </strong>sebesar 1,5 –4,5 derajat Celcius. </span></p>
</blockquote>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span></span></span><span style="font-family:'Times New Roman';"><strong>Pemanasan Global dan Perubahan Iklim, apakah masih diperdebatkan? </strong></span></p>
<blockquote>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><span style="font-family:'Times New Roman';">Di dunia ilmu pengetahuan sudah tidak mempertentangkan lagi apakah <strong>Perubahan Iklim </strong>adalah masalah serius atau tidak. Kaum ilmuwan lebih menyibukkan diri pada bagaimana <strong>Perubahan Iklim </strong>itu terjadi, apa efek yang ditimbulkan, b agaimana mendeteksikannya, dan langkah-langkah apa yang perlu dilakukan untuk mengurangi dampaknya. </span></p>
</blockquote>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span></span></span><span style="font-family:'Times New Roman';"><strong>Bagaimana kita dapat meramalkan Perubahan Iklim sementara kita tidak dapat meramalkan cuaca ? </strong></span></p>
<p class="CM1" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Penting untuk dimengerti perbedaan antara iklim dan cuaca. </span></p>
<p class="CM1" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Iklim </span></strong><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"></span></p>
<p class="CM5" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Pola cuaca umum yang terjadi selama bertahun-tahun dalam jangka waktu panjang , antara 30-100 tahun. Contoh: iklim tropis, sub-tropis, iklim panas, iklim dingin. </span></p>
<p class="CM1" style="text-align:justify;line-height:normal;"><strong><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Cuaca </span></strong><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"></span></p>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span></span></span><span style="font-family:'Times New Roman';">Kondisi harian gejala alam, seperti suhu, curah hujan, tekanan udara dan angin , yang terjadi dan berubah dalam waktu singkat. Contoh: cerah berawan, hujan badai, dll. </span></p>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span></span></span><span style="font-family:'Times New Roman';"><strong>Apakah El Nino ada hubungannya dengan Pemanasan Global dan Perubahan Iklim? </strong></span></p>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">El Nino adalah fenomena alami yang telah terjadi sejak berabad-abad yang lalu, walaupun tidak selalu dengan pola yang sama. Ia merupakan gelombang panas di garis ekuator Samudera Pasifik. Kini, El Nino muncul setiap 2 – 7 tahun, lebih kuat dan berkontribusi pada peningkatan temperatur bumi. Dampaknya dapat dirasakan di seluruh dunia dan menunjukkan bahwa iklim di bumi benar-benar berhubungan. Para ilmuwan menguji bagaimana <strong>Pemanasan Global </strong>yang diakibatkan oleh aktivitas manusia dapat mempengaruhi El Nino: akumulasi <strong>Gas Rumah Kaca </strong>di atmosfer “membantu” menyuntikkan panas ke Samudera Pasifik. Oleh karena itu, El Nino muncul lebih sering dan lebih ganas dari sebelumnya. </span></p>
</blockquote>
<p class="CM6" style="text-align:justify;text-indent:-17.25pt;line-height:normal;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">•<span>    </span><strong>Apakah penipisan lapizan ozon ada hubungan nya dengan Pemanasan Global dan Perubahan Iklim? </strong></span></p>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Masalah lingkungan dan kesehatan manusia yang terkait dengan penipisan lapisan ozon sesungguhnya berbeda dengan resiko yang dihadapi manusia dari akibat <strong>Pemansan Global. </strong>Walaupun begitu, kedua fenomena tersebut saling berhubungan. Beberapa polutan (zat pencemar) memberikan kontribusi yang sama terhadap penipisan lapisan ozon dan <strong>Pemanasan Global</strong>. </span></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="CM1" style="text-align:justify;line-height:normal;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Penipisan lapisan ozon mengakibatkan masuknya lebih banyak radiasi sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya masuk ke permukaan bumi. Namun, meningkatnya radiasi sinar UV bukanlah penyebab terjadinya <strong>Pemanasan Global</strong>, melainkan kanker kulit, penyakit katarak, menurunnya kekebalan tubuh manusia, dan menurunnya hasil panen. </span></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Penipisan lapisan ozon terutama disebabkan oleh chlorofluorcarbon (CFC). Saat ini negara-negara industri sudah tidak memproduksi dan menggunakan CFC lagi. Dan, dalam waktu dekat, CFC akan benar -benar dihapus di seluruh dunia. Seperti halnya karbondioksida, CFC juga merupakan <strong>Gas Rumah Kaca</strong> dan berpotensi terhadap <strong>Pemanasan Global </strong>jauh lebih tinggi dibanding karbondioksida sehingga dampak akumulasi CFC di atmosfer mempercepat laju <strong>Pemanasan Global</strong>. CFC akan tetap berada di atmosfer dalam waktu sangat lama, berabad -abad. Artinya, kontribusi CFC terhadap penipisan lapisan ozon dan <strong>Perubahan Iklim </strong>akan berlangsung dalam waktu sangat lama. </span></p>
</blockquote>
<p class="Default" style="text-align:justify;text-indent:-17.25pt;"><span style="font-family:'Times New Roman';">•<span>    </span><strong>Apa yang bisa dilakukan oleh negara-negara di dunia untuk menghentikan Pemanasan Global? </strong></span></p>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Working GroupIII—IPCC membuat studi teknologi dan ekonomi secara literatur untuk menunjukkan kebijakan berorientasi pasar yang dirancang sungguh -sungguh agar dapat mengurangi emisi <strong>Gas Rumah Kaca </strong>sekaligus kebijakan pembiayaan untuk menghadapi dampak <strong>Perubahan Iklim. </strong>Studi ini dibuat agar akibat dari <strong>Pemanasan Global dan Perubahan Iklim </strong>tetap dapat memberikan manfaat ekonomi, termasuk lebih banyak sistem energi yang <em>cost-effective</em>, terjadinya inovasi teknologi yang lebih cepat, mengurangi pengeluaran untuk subsidi yang tidak tepat, dan pasar yang lebih efisien. </span></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Pada intinya negara-negara di dunia berusaha melakukan efisiensi energi dan memasyarakatkan penggunaan energi yang dapat diperbarui (<em>renewable </em>energy) untuk mengurangi atau bahkan menghentikan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Denmark adalah salah satu negara yang tetap menikmati pertumbuhan ekonomi yang kuat meskipun harus mengurangi emisi <strong>Gas Rumah Kaca</strong>. </span></p>
</blockquote>
<p class="CM9" style="margin-bottom:0.0001pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;">Di bawah ini adalah situs-situs web yang dapat dipergunakan sehubungan dengan masalah pemanasan global dan perubahan iklim: </span></strong><span style="font-family:'Times New Roman';color:black;"></span></p>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span>.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">                      </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:'Times New Roman';">•<span>           </span>www.ipcc.ch </span></p>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span>.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">                      </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:'Times New Roman';">•<span>           </span>www.unfccc.int </span></p>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span>.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">                      </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:'Times New Roman';">•<span>           </span>www.climateark.org </span></p>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span>.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">                      </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:'Times New Roman';">•<span>           </span>www.greenpeaceusa.org/climate </span></p>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span>.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">                      </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:'Times New Roman';">•<span>           </span>www.epa.gov/globalwarming </span></p>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span>.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">                      </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:'Times New Roman';">•<span>           </span>www.ncdc.noaa.gov/ol/climate/globalwarming.html </span></p>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span>.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">                      </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:'Times New Roman';">•<span>           </span>www.climatehotmap.org/ </span></p>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span>.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">                      </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:'Times New Roman';">•<span>           </span>globalwarming.enviroweb.org/ </span></p>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span>.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">                      </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:'Times New Roman';">•<span>           </span>www.worldwildlife.org/climate/climate.cfm </span></p>
<p class="Default" style="margin-left:0;text-align:justify;text-indent:0;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:'Times New Roman';"><span>.<span style="font-family:'Times New Roman';font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;">                      </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:'Times New Roman';">•<span>           </span>www.panda.org/climate/ </span></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';"> </span></p>
<p class="Default" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Times New Roman';color:windowtext;"> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pesanantar.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pesanantar.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pesanantar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pesanantar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pesanantar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pesanantar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pesanantar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pesanantar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pesanantar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pesanantar.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pesanantar.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pesanantar.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=49&subd=pesanantar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pesanantar.wordpress.com/2007/08/17/dari-berbagai-sumber/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8f6148a172daafa17c67e428f6a73d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pesanantar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/08/global_warming.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pemanasan Global</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/08/globe2.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">globe2.gif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Si Buruk Rupa yang Baik Hati</title>
		<link>http://pesanantar.wordpress.com/2007/05/31/si-buruk-rupa-yang-baik-hati/</link>
		<comments>http://pesanantar.wordpress.com/2007/05/31/si-buruk-rupa-yang-baik-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 May 2007 10:40:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pesanantar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pesanantar.wordpress.com/2007/05/31/si-buruk-rupa-yang-baik-hati/</guid>
		<description><![CDATA[Dongeng
Nun jauh di sebuah desa yang bernama Gn.Tabur hiduplah seorang pemuda yang bernama Si Sarrik tapi nasib kurang baik karena dia yatim piatu sejak kecil dan memiliki wajah buruk rupa tetapi berbeda dengan hatinya yang suka menolong dan selalu ramah terhadap semua orang. karena melihat kondisinya itu segala kebaikan-kebaikan yang di lakukan Si Sarrik tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=47&subd=pesanantar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h4 class="posttitle">Dongeng</h4>
<p class="posttext">Nun jauh di sebuah desa yang bernama Gn.Tabur hiduplah seorang pemuda yang bernama Si Sarrik tapi nasib kurang baik karena dia yatim piatu sejak kecil dan memiliki wajah buruk rupa tetapi berbeda dengan hatinya yang suka menolong dan selalu ramah terhadap semua orang. karena melihat kondisinya itu segala kebaikan-kebaikan yang di lakukan Si Sarrik tidak dianggap hanya sebagian masyarakat yang peduli, sehingga masyarakat bersepakat untuk mengusirnya jauh kehutan.<span id="more-47"></span></p>
<p>Akhirnya dengan berat hati Si Sarrik pergi juga kehutan yang kondisi hutannya sangat gersang karena banyak yang sudah di tebang masyarakat untuk bangunan rumah. untuk menghilangkan kebosanannya setiap hari si sarrik mengambil anakan pohon dari alam untuk di tanam di lokasi yang gersang. Dia juga membuat kebun kecil untuk mendapatkan kebutuhan hidupnya. untuk mengilangkan rasa sepinya biasanya Si Sarrik bermain dengan binatang Hutan seperti burung, kancil.</p>
<p>setelah 5 tahun berjalan Kondisi Hutan yang dulunya gersang kini menjadi rindang, kehidupan yang begitu alami kicauan burung pada pagi hari membangkitkan semangat hidup. Sudah sekian lama di dalam hutan muncul juga rasa rindunya untuk melihat kampung halamannya. Hari berganti hari, jauhnya jalan dilewati, hutan-hutan di terobosi tanpa rasa lelah, tetapi ketika memasuki wilayah desanya ternyata sudah banyak perubahan. Kondisi desa yang sangat panas, disejauh mata memandang hanya tanah kosong dan gersang. akhirnya sampai juga Si Sarrik di Desa Kelahirannya, kondisinya juga ternyata tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.</p>
<p>Sementara itu di sebuah Kerajaan Berau yang tidak jauh dari Desa Gn. Tabur sedang mengadakan sayembara. Sayembara ini di buat karena kondisi kerajaan yang Gersang dan Panas sehingga membuat Raja dan Penghuni Kerajaan tidak nyaman untuk tidur, dan juga sering kali terjadi bencana banjir, panen sering gagal karena serbuan babi hutan. Sayembara yang berhadiah uang ini banyak menarik pemburu hadiah dari negeri seberang.</p>
<p>Kabar adanya sayembara tersebut akhirnya terdengar juga di telinga Si Sarrik, mendengar hal tersebut timbul keinginannya untuk membantu kerajaan. Sesampai di istana kerajaan Si Sarrik ternyata bukan urutan pertama ternyata sudah banyak yang ikut mendaftar bahkan Si Sarrik di cemoohkan dan di cela peserta yang lain karena kondisinya.</p>
<p>Para peserta mulai beraksi satu persatu menunjukkan kemampuannya, ada menggunakan tenaga mistik seperti memanggil roh halus, ada yang mengusulkan untuk membuat bendungan, ada yang mengusulkan pembuatan kolam, tetapi semuanya berakhir dengan penolakan karena kondisi keuangan kerajaan yang sudah menipis karena panen gagal beberapa tahun yang lalu.</p>
<p>Tiba giliran Si Sarrik dia mengusulkan agar di lakukan penanaman di daerah yang gersang akibat penebangan pohon, usulan trsebut akhirnya do rembukkan dengan materi istana. keputusannya usulan tersebut di sepakati dengan syarat bahwa penanaman tersebut harus di pimpin oleh Si Sarrik. Pada hari itu juga pengumuman di umumkan ke seluruh negeri sampai kampung halaman Si Sarrik, Dengan pengalaman yang telah di dapatkannya dengan bekerjasam dengan masyarakat bahu-menbahu melakukan penanaman. dan kini masyarakat mulai menghormati Si Sarrik.</p>
<p>dan akhirnya kondisi negeri dan istana mulai tenang dan tentram. Si Sarrik di angkat menjadi Meteri Kesejahteraan Rakyat.</p>
<p>Makna yang terkandung dalamcerita ini<br />
1.Sifat Yang suka menolong</p>
<p>2.Keiklasah akan membawa kebahagiaan</p>
<p>3.Pengalaman adalah guru terbaik</p>
<p>4.Jiwa kerjakeras</p>
<p>5.Rimbawan</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pesanantar.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pesanantar.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pesanantar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pesanantar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pesanantar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pesanantar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pesanantar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pesanantar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pesanantar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pesanantar.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pesanantar.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pesanantar.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=47&subd=pesanantar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pesanantar.wordpress.com/2007/05/31/si-buruk-rupa-yang-baik-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8f6148a172daafa17c67e428f6a73d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pesanantar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nuklir Vs Lingkungan Hidup</title>
		<link>http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/09/nuklir-vs-lingkungan-hidup/</link>
		<comments>http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/09/nuklir-vs-lingkungan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2007 17:22:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pesanantar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/09/nuklir-vs-lingkungan-hidup/</guid>
		<description><![CDATA[Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir 
Nuklir dalam benak kita saja sudah sangat mengerikan. Nuklir adalah sebuah BOM dan itupun yang ada dipikiran sebagian besar masyarakat kita. Kita juga tidak bisa menyalahkan karena memang itu yang di ketahui masyarakat kita, selain Bom Nuklir yang di jatuhkan ke negara Jepang (Hirosima dan Nagasaki) oleh negara Amerika Serikat. Dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=42&subd=pesanantar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><strong><span>Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir </span></strong><strong><span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><a href="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/04/bom-nuklir.gif" title="Ledakan Nuklir"><img src="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/04/bom-nuklir.thumbnail.gif" alt="Ledakan Nuklir" align="left" border="2" hspace="3" vspace="3" /></a><span>Nuklir dalam benak kita saja sudah sangat mengerikan. Nuklir adalah sebuah BOM dan itupun yang ada dipikiran sebagian besar masyarakat kita. Kita juga tidak bisa menyalahkan karena memang itu yang di ketahui masyarakat kita, selain Bom Nuklir yang di jatuhkan ke negara Jepang (Hirosima dan Nagasaki) oleh negara Amerika Serikat. Dan itu yang menjadi pertanyaan masyarakat kita sekedar info saja, sebenarnya prinsip kerja PLTN itu hampir sama dengan PLTU dimana untuk menggerakkan turbin (mesin) menggunakan uap panas. Rancangan PLTN terdiri dari air mendidih, <em>boild water reactor </em>bisa mewakili  PLTN pada umumnya, yakni setelah ada reaksi nuklir fisi, secara bertubi-tubi, di dalam reaktor, maka timbul panas atau tenaga lalu dialirkanlah air di dalamnya. Kemudian uap panas masuk ke turbin dan turbin berputar poros turbin dihubungkan dengan generator yang menghasilkan listrik.</span><span id="more-42"></span></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><span> </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><strong><span>Perjalan Nuklir di Indonesia</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><span>Saat ini Bangsa Indonesia lagi gencar-gencarnya kampanye penggunaan Tenaga Nuklir untuk Pembangkit tenaga listrik, tanggal 10 November 2006 Masyarakat sipil Indonesia dan internasional hari ini mengkritik perjanjian kerjasama yang akan ditandatangani oleh pemerintah Indonesia dan Australia karena perjanjian tersebut mencakup kerjasama program nuklir di antara banyak aspek lain yang cukup kontroversial. Sebenarnya perkembangan dunia nuklir indonesia di mulai sejak tahun 70-an . Tahun 1972 dibentuk sebuah lembaga Komisi Persiapan Pembangunan PLTN yang lansung melaksanakan tugasnya yaitu mencari daerah yang memiliki potensi untuk PLTN. Ada 14 lokasi yang memiliki potensi diantaranya 11 lokasi di pantai utara dan 3 lokasi di pantai selatan, 5 diantaranya terletak di Jawa Tengah.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><span>Seperti diketahui PLTN Muria sudah sejak 1988 direncanakan untuk didirikan namun, persoalan ekonomi terus melanda Indonesia. Namun, kini krisis energi yang terjadi di dunia memaksa rencana yang sudah beredar tahu 70an itu disosialisasikan kembali. Di Semananjung Muria, Soedyartmo, terdapat tiga calon tapak untuk lokasi pembangkit pertama di Indonesia tersebut. Pembangkit ini diperkirakan mampu menghasilkan listrik sampai 7.000 megawatt.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><span>Pada Desember 1989, Badan Koordinasi Energi Nasional (BAKOREN) memutuskan agar BATAN melaksanakan studi kelayakan dan terpilihlah NewJec (New Japan Enginereering Consoltan Inc) untuk melaksanakan studi tapak dan studi kelayakan selama 4,5 tahun, terhitung sejak Desember 1991 sampai pertengahan 1996. </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><span>Pada 30 Desember 1993, NewJec menyerahkan dokumen <em>Feasibility Study Report  </em>(FSR) dan <em>Prelimintary Site Data Report </em>ke BATAN. Rekomendasi NewJec adalah untuk bidang studi non-tapak, secara ekonomis, PLTN kompetitif dan dapat dioperasikan pada jaringan listrik Jawa – Bali di awal tahun 2000-an. Tipe PLTN direkomendasikan berskala menengah, dengan calon tapak di Ujung Lemahabang,  Grenggengan, dan Ujungwatu. Dan sekarang pemerintah lagi gencar-gencarnya mempromosikan PLTN.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><strong><span style="font-size:14pt;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><strong>Nuklir Vs Lingkungan Hidup siapakah yg menang</strong></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><span>Reaktor nuklir sangat membahayakan dan mengancam keselamatan jiwa manusia. Radiasi yang diakibatkan oleh reaktor nuklir ini ada dua. <em>Pertama</em>, <strong>radiasi langsung</strong>, yaitu radiasi yang terjadi bila radio aktif yang dipancarkan mengenai langsung kulit atau tubuh manusia. <em>Kedua</em>, <strong>radiasi tak langsung</strong>. Radiasi tak langsung adalah radiasi yang terjadi lewat makanan dan minuman yang tercemar zat radio aktif, baik melalui udara, air, maupun media lainnya. </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><span>Keduanya, baik radiasi langsung maupun tidak langsung, akan mempengaruhi fungsi organ tubuh melalui sel-sel pembentukannya. Organ-organ tubuh yang sensitif akan dan menjadi rusak. Sel-sel tubuh bila tercemar radio aktif uraiannya sebagai berikut:  terjadinya ionisasi akibat radiasi dapat merusak hubungan antara atom dengan molekul-molekul sel kehidupan, juga dapat mengubah kondisi atom itu sendiri, mengubah fungsi asli sel atau bahkan dapat membunuhnya. Pada prinsipnya, ada tiga akibat radiasi yang dapat berpengaruh pada sel. <em>Pertama</em>, sel akan mati. <em>Kedua</em>, terjadi penggandaan sel, pada akhirnya dapat menimbulkan kanker, dan <em>ketiga,</em> kerusakan dapat timbul pada sel telur atau testis, yang akan memulai proses bayi-bayi cacat. Selain itu, juga menimbulkan luka bakar dan peningkatan jumlah penderita kanker (<em>thyroid</em> dan <em>cardiovascular</em>) sebanyak 30-50% di Ukrania, radang pernapasan, dan terhambatnya saluran pernapasan, juga masalah psikologi dan stres yang diakibatkan dari kebocoran radiasi.   </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><span>Ada beberapa bahaya laten dari PLTN yang perlu dipertimbangkan. <em>Pertama</em>, kesalahan manusia (<em>human error</em>)<em> </em>yang bisa menyebabkan kebocoran, yang jangkauan radiasinya sangat luas dan berakibat fatal bagi lingkungan dan makhluk hidup. <em>Kedua</em>, salah satu yang dihasilkan oleh PLTN, yaitu Plutonium memiliki hulu ledak yang sangat dahsyat. Sebab Plutonium inilah, salah satu bahan baku pembuatan senjata nuklir. Kota Hiroshima hancur lebur hanya oleh 5 kg Plutonium. <em>Ketiga</em>, limbah yang dihasilkan (Uranium) bisa berpengaruh pada genetika. Di samping itu, tenaga nuklir memancarkan radiasi radio aktif yang sangat berbahaya bagi manusia.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><span>Sebagai bahan ingatan kita akibat-akibat nuklir yang masih ada di ingatanku yaitu Bom Nuklir yang dijatuhkan di negara jepang tahun 1945 oleh negara amerika pada perang dunia ke-2, yang meratakan kota itu dengan tanah, itu merupakan Bom Nuklir Pertama dalam sejarah dunia. Kemudian bencana nuklir Chernobyl, yang menjadi terbesar di dunia tahun 1986 memberi pelajaran betapa berbahayanya kecelakaan nuklir saat itu. Coba simak beberapa petikan dari kasus Chernobyl ini. Dua puluh satu tahun lalu, tepatnya 26 April 1986 di Pripyat, sebuah kota berpenduduk 50.000 jiwa raktor nomor empat di Pembangkit Listrik Chernobyl meledak. Tigapuluh orang langsung tewas dalam ledakan dan kebakaran tersebut. Reaktor ini terbakar selama sepuluh hari dan mengkontaminasi sekitar 142 ribu kilometer persegi di utara Ukraina, selatan Belarusia dan wilayah Bryansk di Rusia. Dan inilah kecelakaan nuklir paling buruk di dunia.<br />
Partikel akibat ledakan itu mengandung radio aktif 400 kali lebih banyak dari ledakan bom atom Hiroshima dan memaksa sepertiga juta orang mengungsi dari kediamannya serta menyebabkan epidemic kanker tiroid (gondok) pada anak-anak. Biaya kerugian ekonomi, kesehatan dan pembersihan kompensasi, dan kerugian produktivitas meningkat berlipat-lipat dalam miliaran dolar. Perkiraan awal bahwa ratusan atau ribuan orang akan tewas akibat bencana itu, memang tak terbukti. Tetapi kerusakan genetis akibat bencana itu perlahan akan menimbulkan efek negative. Prakiraan dari pihak berwenang tahun lalu menyatakan bahwa kanker yang dipicu Chernobyl akan menewaskan 4000 jiwa.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><span>Apakan Nuklir pilihan terbaik untuk bangsa atau ini merupakan bom waktu yang sengaja di pasang oleh bangsa kita sendiri. Setelah pelaksanaannya berjalan apakan kita pasti akan sejahtera. (@z)</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><span> </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:4.5pt 0;"><span>Dalam berbagai sumber (terima kasih)</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pesanantar.wordpress.com/42/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pesanantar.wordpress.com/42/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pesanantar.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pesanantar.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pesanantar.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pesanantar.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pesanantar.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pesanantar.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pesanantar.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pesanantar.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pesanantar.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pesanantar.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=42&subd=pesanantar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/09/nuklir-vs-lingkungan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8f6148a172daafa17c67e428f6a73d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pesanantar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/04/bom-nuklir.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Ledakan Nuklir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dongeng Cinderella</title>
		<link>http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/08/dongeng-cinderella/</link>
		<comments>http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/08/dongeng-cinderella/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2007 20:40:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pesanantar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/08/dongeng-cinderella/</guid>
		<description><![CDATA[Di sebuah kerajaan, ada seorang anak perempuan yang cantik dan baik hati. Ia tinggal bersama ibu dan kedua kakak tirinya, karena orangtuanya sudah meninggal dunia. Di rumah tersebut ia selalu disuruh mengerjakan seluruh perkerjaan rumah. Ia selalu dibentak dan hanya diberi makan satu kali sehari oleh ibu tirinya. Kakak-kakaknya yang jahat memanggilnya &#8220;Cinderela&#8221;. Cinderela artinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=36&subd=pesanantar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><a href="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/04/cinderella210107-f.jpg" title="cinderella210107-f.jpg"><img src="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/04/cinderella210107-f.thumbnail.jpg" alt="cinderella210107-f.jpg" align="left" border="2" hspace="3" vspace="3" /></a>Di sebuah kerajaan, ada seorang anak perempuan yang cantik dan baik hati. Ia tinggal bersama ibu dan kedua kakak tirinya, karena orangtuanya sudah meninggal dunia. Di rumah tersebut ia selalu disuruh mengerjakan seluruh perkerjaan rumah. Ia selalu dibentak dan hanya diberi makan satu kali sehari oleh ibu tirinya. Kakak-kakaknya yang jahat memanggilnya &#8220;Cinderela&#8221;. Cinderela artinya gadis yang kotor dan penuh dengan debu. &#8220;Nama yang cocok buatmu!&#8221; kata mereka.<span id="more-36"></span></p>
<p>Setelah beberapa lama, pada suatu hari datang pengawal kerajaan yang menyebarkan surat undangan pesta dari Istana. &#8220;Asyik… kita akan pergi dan berdandan secantik-cantiknya. Kalau aku jadi putri raja, ibu pasti akan gembira&#8221;, kata mereka. Hari yang dinanti tiba, kedua kakak tiri Cinderela mulai berdandan dengan gembira. Cinderela sangat sedih sebab ia tidak diperbolehkan ikut oleh kedua kakaknya ke pesta di Istana. &#8220;Baju pun kau tak punya, apa mau pergi ke pesta dengan baju sepert itu?&#8221;, kata kakak Cinderela.</p>
<p>Setelah semua berangkat ke pesta, Cinderela kembali ke kamarnya. Ia menangis sekeras-kerasnya karena hatinya sangat kesal. &#8220;Aku tidak bisa pergi ke istana dengan baju kotor seperti ini, tapi aku ingin pergi..&#8221; Tidak berapa lama terdengar sebuah suara. &#8220;Cinderela, berhentilah menangis.&#8221; Ketika Cinderela berbalik, ia melihat seorang peri. Peri tersenyum dengan ramah. &#8220;Cinderela bawalah empat ekor tikus dan dua ekor kadal.&#8221; Setelah semuanya dikumpulkan Cinderela, peri membawa tikus dan kadal tersebut ke kebun labu di halaman belakang. &#8220;Sim salabim!&#8221; sambil menebar sihirnya, terjadilah suatu keajaiban. Tikus-tikus berubah menjadi empat ekor kuda, serta kadal-kadal berubah menjadi dua orang sais. Yang terakhir, Cinderela berubah menjadi Putri yang cantik, dengan memakai gaun yang sangat indah.</p>
<p>Karena gembiranya, Cinderela mulai menari berputar-putar dengan sepatu kacanya seperti kupu-kupu. Peri berkata,&#8221;Cinderela, pengaruh sihir ini akan lenyap setelah lonceng pukul dua belas malam berhenti. Karena itu, pulanglah sebelum lewat tengah malam. &#8220;Ya Nek. Terimakasih,&#8221; jawab Cinderela. Kereta kuda emas segera berangkat membawa Cinderela menuju istana. Setelah tiba di istana, ia langsung masuk ke aula istana. Begitu masuk, pandangan semua yang hadir tertuju pada Cinderela. Mereka sangat kagum dengan kecantikan Cinderela. &#8220;Cantiknya putri itu! Putri dari negara mana ya?&#8221; tanya mereka. Akhirnya sang Pangeran datang menghampiri Cinderela. &#8220;Putri yang cantik, maukah Anda menari dengan saya?&#8221; katanya. &#8220;Ya…,&#8221; kata Cinderela sambil mengulurkan tangannya sambil tersenyum. Mereka menari berdua dalam irama yang pelan. Ibu dan kedua kakak Cinderela yang berada di situ tidak menyangka kalau putri yang cantik itu adalah Cinderela.</p>
<p>Pangeran terus berdansa dengan Cinderela. &#8220;Orang seperti andalah yang saya idamkan selama ini,&#8221; kata sang Pangeran. Karena bahagianya, Cinderela lupa akan waktu. Jam mulai berdentang 12 kali. &#8220;Maaf Pangeran saya harus segera pulang..,&#8221;. Cinderela menarik tangannya dari genggaman pangeran dan segera berlari ke luar Istana. Di tengah jalan, sepatunya terlepas sebelah, tapi Cinderela tidak memperdulikannya, ia terus berlari. Pangeran mengejar Cinderela, tetapi ia kehilangan jejak Cinderela. Di tengah anak tangga, ada sebuah sepatu kaca kepunyaan Cinderela. Pangeran mengambil sepatu itu. &#8220;Aku akan mencarimu,&#8221; katanya bertekad dalam hati. Meskipun Cinderela kembali menjadi gadis yang penuh debu, ia amat bahagia karena bisa pergi pesta.</p>
<p>Esok harinya, para pengawal yang dikirim Pangeran datang ke rumah-rumah yang ada anak gadisnya di seluruh pelosok negeri untuk mencocokkan sepatu kaca dengan kaki mereka, tetapi tidak ada yang cocok. Sampai akhirnya para pengawal tiba di rumah Cinderela. &#8220;Kami mencari gadis yang kakinya cocok dengan sepatu kaca ini,&#8221; kata para pengawal. Kedua kakak Cinderela mencoba sepatu tersebut, tapi kaki mereka terlalu besar. Mereka tetap memaksa kakinya dimasukkan ke sepatu kaca sampai lecet. Pada saat itu, pengawal melihat Cinderela. &#8220;Hai kamu, cobalah sepatu ini,&#8221; katanya. Ibu tiri Cinderela menjadi marah,&#8221;tidak akan cocok dengan anak ini!&#8221;. Kemudian Cinderela menjulurkan kakinya. Ternyata sepatu tersebut sangat cocok. &#8220;Ah! Andalah Putri itu,&#8221; seru pengawal gembira. &#8220;Cinderela, selamat..,&#8221; Cinderela menoleh ke belakang, peri sudah berdiri di belakangnya. &#8220;Mulai sekarang hiduplah berbahagia dengan Pangeran. Sim salabim!,&#8221; katanya.</p>
<p>Begitu peri membaca mantranya, Cinderela berubah menjadi seorang Putri yang memakai gaun pengantin. &#8220;Pengaruh sihir ini tidak akan hilang walau jam berdentang dua belas kali&#8221;, kata sang peri. Cinderela diantar oleh tikus-tikus dan burung yang selama ini menjadi temannya. Sesampainya di Istana, Pangeran menyambutnya sambil tersenyum bahagia. Akhirnya Cinderela menikah dengan Pangeran dan hidup berbahagia. (essc)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pesanantar.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pesanantar.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pesanantar.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pesanantar.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pesanantar.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pesanantar.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pesanantar.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pesanantar.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pesanantar.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pesanantar.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pesanantar.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pesanantar.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=36&subd=pesanantar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/08/dongeng-cinderella/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8f6148a172daafa17c67e428f6a73d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pesanantar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/04/cinderella210107-f.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">cinderella210107-f.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ikan Berusia 100 Tahun Tertangkap di Alaska</title>
		<link>http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/08/ikan-berusia-100-tahun-tertangkap-di-alaska/</link>
		<comments>http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/08/ikan-berusia-100-tahun-tertangkap-di-alaska/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2007 20:31:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pesanantar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fauna]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/08/ikan-berusia-100-tahun-tertangkap-di-alaska/</guid>
		<description><![CDATA[

&#160;




&#160;


&#160;


&#160;





&#160;





Awak kapal pencari ikan yang tengah berlayar di perairan utara tidak menyangka bakal menemukan hewan tertua di Alaska. Salah seekor ikan karang raksasa yang tersangkut jaring mereka diperkirakan berumur seabad.Ikan karang betina yang panjangnya 1,1 meter dan berat 27 kilogram itu ditemukan awak kapal Kodiak Enterprise milik Trident Seafoods di Laut Bering bulan lalu.
Ikan tersebut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=34&subd=pesanantar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><table align="right" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="34">
<tr>
<td width="21">&nbsp;</td>
<td width="318">
<p align="right">
<table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="23">
<tr>
<td>&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td>&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td>&nbsp;</td>
</tr>
</table>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="6">&nbsp;</td>
<td width="318">
<p align="right"><!---Dalam artikel 1---></p>
<p><!---Dalam artikel 2---></td>
</tr>
</table>
<p><a href="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/04/ikan_karang.jpg" title="Seekor ikan karang raksasa yang ditemukan di Laut Bering berumur antara 90 hingga 115 tahun."><img src="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/04/ikan_karang.thumbnail.jpg" alt="Seekor ikan karang raksasa yang ditemukan di Laut Bering berumur antara 90 hingga 115 tahun." align="left" border="3" hspace="3" vspace="3" /></a>Awak kapal pencari ikan yang tengah berlayar di perairan utara tidak menyangka bakal menemukan hewan tertua di Alaska. Salah seekor ikan karang raksasa yang tersangkut jaring mereka diperkirakan berumur seabad.<span class="bodytext01">Ikan karang betina yang panjangnya 1,1 meter dan berat 27 kilogram itu ditemukan awak kapal Kodiak Enterprise milik Trident Seafoods di Laut Bering bulan lalu.</span><span id="more-34"></span></p>
<p><span class="bodytext01">Ikan tersebut diangkat dari kedalaman 640 meter di selatan Kepulauan Pribilof bersama 9 ikan sejenis dan sekitar 75 ton ikan-ikan lain hasil tangkapan.</span></p>
<p>Spesimen yang berpostur aneh itu segera diserahkan ke Pusat Sains Perikanan Alaska, salah satu laboratorium National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) di Seattle, Washington, AS, untuk diukur dan didokumentasikan. Para ilmuwan di sana memperkirakan umurnya dengan cara mengambil tulang telinga ikan yang disebut otolith. Dari jumlah lngkaran yang terbentuk mirip lingkaran batang phonon di tulang tersebut dapat diketahui bahwa umurnya antara 90 hingga 115 tahun.</p>
<p>&#8220;Ia berada pada rentang usia tertinggi spesies tersebut,&#8221; ujar salah satu ilmuwan Paul Spencer. Menurutnya, para peneliti sebelumnya telah memperkirakan bahwa spesies ini bisa hidup mencapai 157 tahun. Namun, daya reproduksinya tergolong masih tinggi. Spencer mengatakan, perut ikan tersebut sangat besar dan indung telurnya berisi embrio yang tengah berkembang.</p>
<p>Meski tercatat sebagai ikan dan mungkin organisme tertua yang pernah ditemukan hidup-hidup di Alaska, ikan yang baru ditemukan bukanlah ikan karang terbesar. Para ilmuwan pernah meneliti seekor ikan karang sejenis yang panjangnya mencapai 1,19 meter.</p>
<p>Sumber: BBC (www.kompas.co.id)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pesanantar.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pesanantar.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pesanantar.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pesanantar.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pesanantar.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pesanantar.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pesanantar.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pesanantar.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pesanantar.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pesanantar.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pesanantar.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pesanantar.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=34&subd=pesanantar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/08/ikan-berusia-100-tahun-tertangkap-di-alaska/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8f6148a172daafa17c67e428f6a73d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pesanantar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/04/ikan_karang.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Seekor ikan karang raksasa yang ditemukan di Laut Bering berumur antara 90 hingga 115 tahun.</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kelinci Belang Sumatera Terekam Kamera</title>
		<link>http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/08/kelinci-belang-sumatera-terekam-kamera/</link>
		<comments>http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/08/kelinci-belang-sumatera-terekam-kamera/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2007 20:25:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pesanantar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fauna]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/08/kelinci-belang-sumatera-terekam-kamera/</guid>
		<description><![CDATA[Seekor kelinci belang Sumatera (Nesolagus netscheri) terekam kamera penjebak yang dipasang dalam hutan. Kelinci yang tubuhnya bergaris dan bertelinga pendek itu tergolong hewan sangat langka.Dalam 35 tahun terakhir, kelinci belang Sumatera hanya terlihat tiga kali. Sebelumnya, ia juga pernah terekam kamera penjebak pada tahun 2000 dan disaksikan langsung seorang ilmuwan pada tahun 1972.
&#8220;Kelinci yang panjang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=32&subd=pesanantar&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span class="txttagline"></span><a href="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/04/kelinci_belang.jpg" title="kelinci belang Sumatera (Nesolagus netscheri)"><img src="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/04/kelinci_belang.thumbnail.jpg" alt="kelinci belang Sumatera (Nesolagus netscheri)" align="left" border="2" hspace="3" vspace="3" /></a><strong>S</strong>eekor kelinci belang Sumatera (<em>Nesolagus netscheri</em>) terekam kamera penjebak yang dipasang dalam hutan. Kelinci yang tubuhnya bergaris dan bertelinga pendek itu tergolong hewan sangat langka.Dalam 35 tahun terakhir, kelinci belang Sumatera hanya terlihat tiga kali. Sebelumnya, ia juga pernah terekam kamera penjebak pada tahun 2000 dan disaksikan langsung seorang ilmuwan pada tahun 1972.<span id="more-32"></span></p>
<p>&#8220;Kelinci yang panjang tubuhnya 30 centimeter terekam kamera penjebak di Taman Nasional Bukit Barisan,&#8221; kata Colin Poole, direktur Program Asia Wildlife Conservation Society (WCS). Ia mengatakan, informasi mengenai spesies ini sangat terbatas karena itu bukti eksistensinya di alam sangat menggembirakan sekaligus memastikan pentingnya konservasi hutan di wilayah tersebut.</p>
<p>Sebab, hilangnya kelinci Sumatera dipicu semakin berkurang habitatnya karena desakan aktivitas manusia, misalnya perambahan hutan serta alih fungsi hutan menjadi kawasan perkebunan atau pertanian. Kelinci belang Sumatera diklasifikasikan sebagai hewan yang terancam punah (<em>critically endangered</em>) dalam daftar merah (<em>red list</em>) WCS.</p>
<p>Kelinci belang tidak hanya ditemukan di Pulau Sumatera. Pada tahun 1999, para peneliti menemukannya juga di Pegunungan Annamite yang terletak di perbatasan Laos dan Vietnam. Namun hasil pengukuran sampel DNA menunjukkan sifat yang sangat berbeda dengan kelinci belang Sumatera dan diperkirakan telah terpisah sejak 8 juta tahun lalu. Kerabat kelinci belang Sumatera ini kini diberi sebutan kelinci belang Annamite.</p>
<p><strong>Sumber: </strong>BBC (www.kompas.co.id)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pesanantar.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pesanantar.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pesanantar.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pesanantar.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pesanantar.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pesanantar.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pesanantar.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pesanantar.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pesanantar.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pesanantar.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pesanantar.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pesanantar.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pesanantar.wordpress.com&blog=885132&post=32&subd=pesanantar&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pesanantar.wordpress.com/2007/04/08/kelinci-belang-sumatera-terekam-kamera/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d8f6148a172daafa17c67e428f6a73d9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">pesanantar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pesanantar.files.wordpress.com/2007/04/kelinci_belang.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kelinci belang Sumatera (Nesolagus netscheri)</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>